Belitung timur,sisnetradio.com – Kejaksaan Negeri Belitung Timur menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Pemanfaatan Pelabuhan ASDP Manggar dan Sungai Lenggang dalam Peningkatan Perekonomian Daerah, Rabu (28/1/2026), di Manggar.
FGD ini menjadi forum strategis lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, legislatif, dan BUMN, guna menyatukan persepsi serta merumuskan langkah awal pengaktifan kembali infrastruktur pelabuhan dan jalur sungai yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur, serta sejumlah narasumber utama, yakni Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur Agus Taufikurrahman, S.H., M.H., Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten yang dalam pemaparan diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Amirudin, S.Ag., Feriandi dari PT Timah Tbk, serta Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja, SE, MM.
Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur Agus Taufikurrahman menjelaskan bahwa FGD ini merupakan hasil kolaborasi antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, dan PT Timah Tbk dalam rangka membuka dan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
“Tujuan utama FGD ini adalah membuka potensi yang ada di Belitung Timur, khususnya penguatan perekonomian melalui pengaktifan kembali Pelabuhan ASDP Manggar dan Sungai Lenggang,” ujar Agus kepada awak media usai kegiatan.
Ia menegaskan bahwa fokus pembahasan masih berada pada aspek awal, terutama penyusunan regulasi dan perizinan, termasuk pendalaman alur, perizinan lintas instansi, serta kajian lingkungan.
“Kita belum berbicara hasil atau target. Yang terpenting saat ini adalah menyatukan visi dan persepsi, lalu duduk bersama menyusun regulasi yang dibutuhkan. Kejaksaan berperan sebagai inisiator serta pemberi pendampingan dan konsultasi hukum,” jelasnya.
Menurut Agus, tindak lanjut FGD ini akan dilakukan melalui rapat-rapat lanjutan guna membahas aspek teknis dan regulatif secara lebih mendalam.
Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar menyambut positif pelaksanaan FGD tersebut. Ia menilai forum ini sebagai ruang komunikasi strategis untuk mewujudkan rencana menjadikan Belitung Timur sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi di wilayah Bangka Belitung.
“FGD ini sangat baik sebagai wadah komunikasi yang lebih intens. Pemerintah daerah tentu mendukung, meskipun seluruh rencana harus tetap melalui tahapan dan proses yang jelas,” ujarnya.
Dari sisi legislatif, Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja menekankan pentingnya langkah nyata agar rencana optimalisasi pelabuhan dan pendalaman alur tidak berhenti pada tataran wacana.
“Gagasan pendalaman alur ini sudah lama muncul. Yang kita harapkan sekarang adalah dimulainya langkah konkret, bukan sekadar rencana yang berulang tanpa realisasi,” tegas Fezzi.
Ia juga mengapresiasi peran Kejaksaan Negeri Belitung Timur dalam menyatukan persepsi lintas sektor, mengingat optimalisasi alur pelayaran melibatkan banyak kementerian dan instansi.
Sementara itu, perwakilan PT Timah Tbk, Wiono selaku General Manager Belitung–Kundur, menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung penuh program pembangunan daerah.
“PT Timah siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Kami akan terus berkoordinasi, termasuk dalam hal regulasi baik di tingkat daerah maupun pusat,” ujarnya.
Melalui FGD ini, para pemangku kepentingan sepakat menjadikan forum tersebut sebagai titik awal konsolidasi kebijakan dalam upaya mengoptimalkan Pelabuhan ASDP Manggar dan Sungai Lenggang, guna mendorong peningkatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Belitung Timur.
Sebagai media yang tumbuh dari daerah, SisnetRadio.com berkomitmen menghadirkan informasi pembangunan secara berimbang, akurat, dan berorientasi kepentingan publik, sekaligus mengawal proses kebijakan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.(S)







