Gantung, Sisnetradio.com – Minggu, 25 Januari 2026.
Wisata Sawah Hijau yang berlokasi di Desa Nujau, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga saat ini masih belum bisa dikunjungi masyarakat. Berdasarkan konfirmasi Sisnet Radio kepada petugas penjaga di lokasi, kawasan tersebut masih dalam tahap perbaikan dan belum rampung sepenuhnya.
Petugas menjelaskan, penutupan dilakukan karena kondisi fasilitas baru sekitar 80 persen selesai. Rencananya, kawasan ini akan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata desa yang dikelola langsung oleh Pemerintah Desa Gantung dengan pendanaan berasal dari dana desa.
“Ke depan ini memang mau dijadikan tempat pariwisata dan dikelola oleh desa. Dana pengembangannya dari desa,” ujar petugas.
Terkait sistem kunjungan, wisata ini direncanakan tidak memungut tiket masuk. Namun pengunjung nantinya diwajibkan membeli paket makanan atau jajanan yang disediakan di warung desa sebagai bentuk kontribusi terhadap pendapatan desa.
Rencana peresmian belum memiliki tanggal pasti, namun informasinya akan dihadiri oleh Kepala Desa Gantung dan Bupati Belitung Timur.
Keretak Mangrove Nujau Jadi Alternatif Wisata
Setelah mendapati Wisata Sawah Hijau masih ditutup, tim Sisnet Radio melanjutkan kunjungan ke Keretak Mangrove Nujau yang juga berada di kawasan Danau Nujau, Desa Gantung.
Ketua KPA Mangrove Nujau, Manto, menjelaskan bahwa kawasan ini awalnya dibangun dengan tujuan utama menyelamatkan dan menjaga lingkungan mangrove yang tersisa di wilayah desa.
“Awalnya niat kami untuk konservasi. Tapi ke depan kawasan ini juga akan menjadi tempat edukasi dan wisata,” jelasnya.
Keretak Mangrove Nujau memiliki luas sekitar 33 hektare, dengan jalur trekking sepanjang 300 meter, dilengkapi empat kondok (pondok) singgah dan satu selasar. Pengembangan tahap awal didanai oleh dana desa, sementara untuk tahun 2026 akan dikembangkan lagi melalui kerja sama dengan Yayasan Tarsir Center Indonesia.
Rencananya, kawasan ini akan dibuka untuk umum paling cepat awal Ramadan 2026, setelah fasilitas utama seperti MCK (toilet) selesai dibangun.
Paket Wisata Terpadu Desa Gantung
Desa Gantung juga menyiapkan konsep paket wisata terpadu, yang meliputi:
-
Wisata persawahan Danau Nujau,
-
Keretak Mangrove Nujau,
-
Susur Sungai Lenggang,
-
Hingga rencana hopping island ke pulau-pulau kecil seperti Sengandung dan Melidang.
“Cikal bakal wisata desa Gantung itu dari sawah dan mangrove ini. Ke depan akan dikembangkan susur sungai dan pulau-pulau kecil,” ungkap Manto.
Dengan konsep konservasi dan edukasi, wisata berbasis lingkungan ini diharapkan tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran dan sumber pendapatan berkelanjutan bagi Desa Gantung.(S)





