Notification

×

Iklan

Iklan

Dinas PUPR Bangun Lima Proyek Jalan di Belitung Timur Tahun 2026, Anggaran Capai Rp6,5 Miliar

Senin, 02 Februari 2026 | Februari 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-01T22:43:55Z


Manggar, Sisnetradio.com
– Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) Kabupaten Belitung Timur akan melaksanakan lima proyek pembangunan dan peningkatan jalan pada tahun 2026.

Total panjang jalan yang akan dibangun mencapai 3,3 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp6,5 miliar.

Kepala DPUPRP2RKP Belitung Timur, Idwan Fikri, mengatakan kelima proyek tersebut terbagi dalam dua bidang, yakni Bidang Bina Marga serta Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Tiga proyek berada di bawah Bidang Bina Marga, berupa peningkatan, rehabilitasi, dan pelebaran jalan kabupaten. Sedangkan dua lainnya merupakan jalan lingkungan di bawah Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman,” ujar Idwan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (30/1/2026) sore.

Rincian Proyek Jalan Kabupaten

Tiga proyek di Bidang Bina Marga meliputi:

  1. Rehabilitasi Jalan Kabupaten ruas Desa Cendil – Sungai Padang, Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 568 meter dengan anggaran Rp1,1 miliar.

  2. Pelebaran Jalan Selendang, Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 401 meter dengan anggaran Rp1,1 miliar.

  3. Pelebaran Jalan Kelubi – Tanjung Rawe, Kecamatan Manggar sepanjang 836 meter dengan anggaran Rp2,5 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

Sementara itu, dua proyek jalan lingkungan terdiri dari:

  • Jalan lingkungan di Kecamatan Manggar sepanjang 927 meter dengan anggaran Rp1,1 miliar.

  • Jalan lingkungan di Kecamatan Kelapa Kampit sepanjang 592 meter dengan anggaran Rp746 juta.

Bangun Irigasi Tambak di Gantung

Selain pembangunan jalan, DPUPRP2RKP juga akan membangun drainase irigasi tambak di Desa Gantung, Kecamatan Gantung sepanjang 460 meter dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar.

“Kegiatan ini berada di Bidang Sumber Daya Air, untuk mendukung keberlanjutan tambak air payau milik masyarakat di Gantung,” jelas Idwan.

Anggaran Terbatas, Banyak Program Tertunda

Idwan mengakui kondisi keuangan negara dan daerah yang masih dalam masa efisiensi berdampak pada keterbatasan anggaran pembangunan. Pada tahun 2026, DPUPRP2RKP hanya menerima anggaran sekitar Rp36 miliar, termasuk belanja pegawai.

“Kalau untuk proyek fisik, pemeliharaan, dan kegiatan lainnya, kurang lebih hanya sekitar Rp17 miliar,” ungkapnya.

Padahal, DPUPRP2RKP masih memiliki pekerjaan rumah besar, salah satunya program rehabilitasi rumah layak huni dengan target 1.000 unit. Namun pada 2026, baru mampu dianggarkan sebanyak 180 rumah.

“Anggarannya masih belum sehat, hampir sama seperti tahun lalu. Itu harus dibagi untuk semua kegiatan, mulai dari jalan lingkungan sampai bantuan sosial,” katanya.

RDTR Kecamatan Damar Segera Disusun

Pada tahun 2026 ini, DPUPRP2RKP juga merencanakan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk Kecamatan Damar. Selama Belitung Timur berdiri, baru dua kecamatan yang memiliki RDTR, yakni Manggar dan Gantung.

“Biaya penyusunan satu RDTR hampir Rp1 miliar. Untuk RDTR sebelumnya, kita dibantu oleh Kementerian ATR/BPN,” tutup Idwan.(s)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update