Manggar, SisnetRadio.com – Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Belitung Timur harus dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Belitung Timur dalam rangka Hari Jadi ke-23 Belitung Timur, yang dihadiri unsur pemerintah pusat, pemerintah provinsi, DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan daerah.
“Selama 23 tahun perjalanan Belitung Timur, kita telah mencatat berbagai capaian pembangunan yang membanggakan. Namun ke depan, tantangan semakin kompleks, terutama keterbatasan anggaran dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi,” ujar Kamarudin.
Menurutnya, pemerintah daerah harus terus melakukan pembenahan birokrasi, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, membangun infrastruktur yang memadai, serta mengembangkan perekonomian lokal berbasis potensi daerah.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Keberhasilan pembangunan hanya dapat terwujud jika kita bersatu, bekerja bersama, dan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.
Raih Berbagai Penghargaan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kamarudin memaparkan sejumlah capaian prestasi yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam beberapa tahun terakhir.
Di antaranya, penghargaan terbaik ketiga Paritrana Award tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024 sebagai bentuk komitmen dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain itu, Belitung Timur juga meraih penghargaan terbaik ketiga dalam Penilaian Kinerja Penurunan Stunting tahun 2024 di tingkat provinsi, yang mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Di bidang tata kelola keuangan, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia selama enam tahun berturut-turut.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” kata Kamarudin.
Ia berharap, pada tahun anggaran 2025, Belitung Timur kembali mampu mempertahankan predikat WTP sekaligus meningkatkan nilai Indeks Reformasi Birokrasi yang pada tahun 2024 mencapai skor 82.
Tumbuh, Tangguh, dan Berkemajuan
Dengan mengusung tema “Belitung Timur 23 Tahun: Tumbuh, Tangguh, dan Berkemajuan”, Bupati mengajak seluruh elemen daerah menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai motivasi untuk memperkuat pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
“Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi pengingat bahwa pembangunan harus terus berorientasi pada masa depan, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” pungkasnya.(S)



