Notification

×

Iklan

Iklan

“Orang Munafik Itu Ada, Tetapi Ada yang Lebih Munafik: Berani di Dunia Maya, Bersembunyi di Balik Akun Palsu”

Rabu, 07 Januari 2026 | Januari 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-07T00:34:00Z


SisnetRadio.com – Belitung Timur

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sahabat pendengar Radio Sisnet Belitung Timur,
di era digital seperti hari ini, manusia semakin mudah berbicara,
namun ironisnya semakin mudah pula bersembunyi.

Ada yang tampak santun di dunia nyata,
rapi tutur katanya, sopan sikapnya,
bahkan ada yang berstatus pejabat publik.

Namun ketika masuk ke dunia maya,
berubah menjadi sosok lain—
berani mencaci, menghina, dan menghakimi,
sambil bersembunyi di balik akun palsu.

Inilah program “Sebaiknya Anda Tahu”,
sebuah ruang renungan dan penyadaran,
dengan tema:
“Orang Munafik Itu Ada, Tetapi Ada yang Lebih Munafik:
Berani di Dunia Maya, Bersembunyi di Balik Akun Palsu.”


🧠 ISI UTAMA – MUNAFIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Sahabat pendengar,
Islam sejak awal telah mengingatkan umatnya
tentang bahaya kemunafikan.
Bukan hanya munafik dalam ibadah,
tetapi juga munafik dalam ucapan, sikap, dan tanggung jawab.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga:
apabila berbicara ia berdusta,
apabila berjanji ia ingkar,
dan apabila dipercaya ia berkhianat.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Hari ini, sifat itu menjelma dalam bentuk baru.
Ada yang memegang dua akun:
satu akun asli,
sopan, tertata, seolah penuh etika.
Namun satu lagi akun palsu,
tempat keluarnya kata-kata kasar,
tanpa adab, tanpa empati, tanpa tanggung jawab.

Di sanalah sering tampak wajah asli seseorang.


📖 PERINGATAN AL-QUR’AN – ALLAH MAHA MENGETAHUI

Sahabat Sisnet,
manusia boleh merasa aman bersembunyi di balik layar,
namun tidak ada satu pun yang tersembunyi dari Allah.

Allah SWT berfirman:

“Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman,
padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri,
tanpa mereka sadari.”

(QS. Al-Baqarah: 9)

Akun boleh palsu,
nama boleh disamarkan,
foto bisa diganti,
tetapi niat dan hati tetap terbaca di sisi Allah.

Allah juga mengingatkan:

“Tiada satu kata pun yang diucapkan,
melainkan ada malaikat yang selalu mencatatnya.”

(QS. Qaf: 18)

Apa yang kita tulis hari ini,
akan dimintai pertanggungjawaban kelak.


🕌 TELADAN PARA NABI – JUJUR & TERBUKA

Para nabi yang diabadikan dalam Al-Qur’an
tidak pernah bersembunyi di balik kepalsuan.

Nabi Muhammad SAW,
bahkan sebelum diangkat menjadi Rasul,
sudah dikenal sebagai Al-Amin,
orang yang paling jujur dan dapat dipercaya.

Allah SWT berfirman:

“Dan sungguh, engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
(QS. Al-Qalam: 4)

Para nabi berkata apa adanya,
bertanggung jawab atas ucapannya,
dan tidak pernah melukai orang lain
secara sembunyi-sembunyi.

Inilah perbedaan antara iman dan topeng,
antara akhlak dan sandiwara.


🎯 PESAN PENYADARAN – UNTUK MASYARAKAT & PENONTON

Sahabat pendengar Radio Sisnet Belitung Timur,
berhati-hatilah menggunakan akun palsu.
Zaman sekarang semakin canggih.
Apa yang dianggap aman hari ini,
bisa berubah menjadi aib di hadapan banyak orang.

Kalau dulu aib terbuka di satu ruangan,
hari ini bisa terbuka di ruang publik dan bahkan di mata dunia.

Jangan sampai demi melampiaskan emosi,
kita menggadaikan iman dan martabat.

Iman tidak diuji saat kita disanjung,
tetapi saat kita bebas berbicara tanpa terlihat.


🎙 CLOSING – PENUTUP UTUH & BERWIBAWA

Demikian rangkaian renungan yang dapat kami sampaikan
dalam program “Sebaiknya Anda Tahu”.

Semoga apa yang kita dengarkan bersama
tidak berhenti sebagai informasi semata,
tetapi menjadi cermin untuk menata sikap, menjaga akhlak,
serta memperbaiki cara kita berucap dan bertindak,
baik di kehidupan nyata maupun di ruang digital.

Mari kita rawat kejujuran dan tanggung jawab,
karena di situlah martabat manusia sesungguhnya diuji dan dikenali.

Saya pamit undur diri dari program “Sebaiknya Anda Tahu”,
bersama Radio Sisnet Belitung Timur,
yang senantiasa berkomitmen menghadirkan siaran
yang menyejukkan, mencerdaskan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.(SS)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update